Penyusunan Bahan Ajar Sastra Berbasis Cerita Rakyat Kabupaten Tasikmalaya
Keywords:
Bahan Ajar, Cerita Rakyat, Kearifan Lokal, Pembelajaran Sastra, Pelestarian BudayaAbstract
Kabupaten Tasikmalaya memiliki kekayaan cerita rakyat yang sarat nilai-nilai luhur seperti penghormatan terhadap orang tua, etos kerja, dan kearifan lokal. Namun, pemanfaatan cerita rakyat sebagai media pembelajaran sastra dan budaya lokal di sekolah-sekolah masih terbatas karena minimnya bahan ajar yang kontekstual dan kurangnya kompetensi guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan literasi budaya dan karakter siswa secara signifikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar sastra berbasis cerita rakyat lokal dan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan bahan ajar, pelatihan guru, dan pendampingan implementasi pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop pengembangan bahan ajar, pelatihan pedagogis, dan praktik pembelajaran terbimbing di sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, peningkatan capaian pembelajaran sastra, serta penguatan kesadaran guru terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya lokal. Bahan ajar yang dikembangkan terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya dan literasi sastra. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengintegrasian kearifan lokal dalam pembelajaran sastra dan memberikan kontribusi terhadap pelestarian budaya daerah di Indonesia.

